Ok, mulai jadi cerita bener nih...
simak baek2,,,,
Tahukah kalian kalau ternyata melewatkan satu hari tanpa ngapa-ngapain itu bisa buat gw stress??
Dan itulah yang terjadi pada gw sekarang ini.
Semua pelatih meninggalkan kami dan meminta kami untuk tidak melakukan apa-apa seharian ini, tidak mengobrol, tidak menulis, yang mereka minta pada kami adalah untuk menunggu.
Ma'am Ara mengatakan sebelum keluar kelas bahwa seorang filsuf pernah berkata
"Semua kesengsaraan manusia berasal dari ketidak tenangannya untuk duduk diam sendirian di suatu ruangan", begitulah dan kami diminta melakukan hal yang sama, bedanya kami melakukannya ramai-ramai.
Kami diperbolehkan untuk mengobrol satu sama lain selama 10 jam kedepan. Gw udah gak tau deh mau ngomong sampe berbusa gimana coba...
"Halo..", sapa seseorang dibelakangku.
"Hai", balasku.
"Namaku Ahrizal, panggil aja Ical"
"Halo Ical, gw Renaldi Afran, terserah aja mau manggil apaan"
"Kalo gitu Raran aja yah..?"
"Hah??Kok gitu???"
"Lah, kan tadi apa aja..yaudah Reren??"
"Gak ah, panggil aja gw Rena kalo nggak Afran, oke?"
"Hahahaha,,,plinplan lo!"
"Biar!"
"Bareng siapa sekamer lo?", dia ambil bangku sebelah gw yang kebetulan kosong karena orangnya lagi ngobrol berdiri sama yang laen.
"Sama si Azkha, kamer nomer 5, lo?"
"Gw paling ujung ma Bobi nomor 11"
"Paling ujung??Ada nomor 12 gituh!Lupa ya lo?", kata gw.
"Nomor12??Samping kamer gw tuh kamer mandi Ren,,,"raut muka Ical berubah bingung.
"Masa sih??Gw yakin kok...atau jangan2 lo yah yang nyapa gw tadi shubuh?"
"Shubuh??Gw bangung jam 4 si...trus tunggu sholat trus gw dikamer aja tuh, gak ketemu sama lo deh kayaknya...", jawabnya.
"Ah, jangan bercanda lo...gw bangun jam setengah lima sih,,,,,", gw mulai merinding.
"Serius gw gak keluar2 lagi kok, apalagi nyapa lo!"
"Yaelah Cal,,,,siapa dong yang keluar dari kamer samping kamer mandi itu...?"
"Gila lo Ren, gw jadi merinding nih, udah ah....", si Rizal ketakutan terus pergi dari tempat gw seraya memebtulkan posisi kursi yang ia pinjam.
"Ya Allah,,,,tadi pagi gw liat apa yah..", kata gw dalem ati sambil merinding disko.
Okeh, beberapa jam udah gw lalui. Lama-lama jadi ngantuk. Para pelatih gak bilang kalo kami gak boleh pada tidur 'kan?Gw celingak celinguk dulu ngeliat yang lain ada yang lagi bengong, ada yang lagi maenin tempat pensilnya, ada yang muter-muterin kelincinya (kayaknya mau dibunuh), ada yang ngobrol terus dari tadi, temen sekamer gw sendiri, si Azkha ternyata tergila-gila sama kelinci, dia bawa-bawa kelinci kami muter-muter buat'kenalan' sama kelinci yang lain.
"Tidur aja dah...", kata gw dalem hati.
Dan tidurlah gw.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar